Pertamina Patra Niaga terus meningkatkan komitmen dalam mengembangkan energi berkelanjutan di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memperluas layanan Sustainable Aviation Fuel (SAF) di beberapa lokasi strategis di Tanah Air.
Layanan SAF ini dirancang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari industri penerbangan. Pertamina telah meluncurkan program ini sebelumnya di beberapa bandara, dan kini telah memutuskan untuk memperluas layanan ini ke lima lokasi baru.
Keenam lokasi tersebut termasuk Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, dan Bandara Juanda di Surabaya. Dengan penambahan lokasi ini, Pertamina berharap dapat meningkatkan akses ke bahan bakar berkelanjutan bagi maskapai penerbangan di Indonesia.
Pertamina juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan memastikan bahwa bahan bakar yang digunakan aman dan berkualitas tinggi. Sertifikasi ISCC yang diperoleh oleh Pertamina merupakan bukti dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan energi berkelanjutan dan mengurangi dampak lingkungan.
Dengan memperluas layanan SAF, Pertamina berharap dapat menjadi contoh bagi industri lain dalam mengembangkan energi berkelanjutan dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Upaya ini juga sejalan dengan visi pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Dalam beberapa tahun ke depan, Pertamina berencana untuk terus mengembangkan layanan SAF dan meningkatkan akses ke bahan bakar berkelanjutan bagi maskapai penerbangan di Indonesia. Dengan demikian, Pertamina dapat berkontribusi dalam mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.




